
SMAN 1 Samigaluh Gelar Pelatihan Kepenulisan, Dorong Budaya Literasi Siswa
Samigaluh, 19 Desember 2025 — SMA Negeri 1 Samigaluh menyelenggarakan Pelatihan Kepenulisan di aula sekolah pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi sekaligus meningkatkan kemampuan menulis siswa di tengah derasnya arus informasi digital.
Kepala sekolah, Bapak Agung Pujiharjono, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan menulis saat ini bukan sekadar keterampilan akademik, tetapi menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan komunikasi modern. “Di era digital, siswa perlu memiliki kemampuan menyampaikan gagasan secara runtut dan kritis,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber Kak Ragiel J.P., penulis novel Respati, dengan moderator Ibu Jumaryatun, S.Pd. Kegiatan dikemas dalam format talkshow interaktif sehingga peserta dapat berinteraksi langsung dengan narasumber.
Dalam pemaparannya, Ragiel menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca untuk memperkaya ide. Ia juga mengajak siswa untuk peka menangkap gagasan yang muncul secara spontan, memulai tulisan dari hal-hal sederhana, serta berani melihat persoalan dari sudut pandang berbeda. Selain itu, konsistensi dalam menulis dan keberanian mempublikasikan karya menjadi poin penting yang ditekankan. Siswa juga didorong untuk bergabung dalam komunitas menulis guna memperluas relasi dan peluang penerbitan.
Suasana pelatihan berlangsung penuh antusiasme. Sesi tanya jawab berjalan interaktif, diikuti praktik menulis cerpen. Beberapa siswa berkesempatan membacakan karya mereka di depan peserta dan memperoleh masukan langsung dari narasumber.
Kegiatan ini dinilai memberikan manfaat nyata bagi siswa. Tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis menulis, pelatihan tersebut juga menumbuhkan rasa percaya diri dalam berkarya dan berbagi cerita.
Ke depan, pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa dengan materi yang lebih variatif. Selain itu, sekolah juga berencana menyediakan wadah publikasi seperti majalah dinding maupun platform digital sebagai ruang apresiasi karya siswa. Dengan dukungan guru dan manajemen sekolah, diharapkan lahir generasi penulis muda yang kreatif, kritis, dan produktif.